Model Referensi OSI Lanjutan

Okay, karena di tulisan sebelumnya sudah terlalu banyak kontennya, maka pembahasan OSI 7 layer, saya lanjutkan di halaman ini he he he. Gapapa kan? Gapapa dong ~~

Perangkat Jaringan juga bisa dikelompokkan berdasarkan fungsi yang sesuai dengan OSI 7 layer. Biasanya perangkat jaringan hanya ditemui pada bagian lower layer, karena upper layer OSI diimplementasikan dalam bentuk software (aplikasi). Berikut adalah animasi dari perangkat jaringan berdasarkan kesesuaiannya terhadap OSI 7 Layer. Hub dan Repeater berada pada layer 1 OSI (Physical Layer), switch dan bridge berada pada layer 2 OSI (Data Link Layer), sedangkan Router menjalankan tugas pada Layer 3 OSI (Network Layer).

Router sebagai perangkat jaringan yang mempunyai fungsi paling unggul diantara perangkat lainnya, jelas memiliki cara kerja yang lebih detail. Router bisa menghubungkan dua jaringan yang mempunyai teknologi sama ataupun berbeda dengan menggunakan IP address sebagai fungsi pengalamatan yang universal. Router dapat mencatat alamat IP tiap host yang terhubung dengannya. Apabila alamat host tujuan berada pada network yang sama dengan host pengerim, maka Router akan menyampaikannya ke alamat tujuan tanpa meneruskannya ke network lain. Namun bila data yang dikirim ternyata ditujukan untuk host di network lain, maka Router akan meneruskannya ke network lain melewati gateway masing-masing network dan menyampaikan ke host. Berikut ini kita akan lebih mengenal Router dalam pandangan OSI 7 Layer. Bagaimana perjalanan data dari host network satu ke network yang lain melewati dua buah Router yang berfungsi untuk merutekan data. Berikut adalah animasi sederhananya :

 

Waah cukup panjang juga yaa penjelasan tentang Model Referensi OSI 7 Layer. Meskipun pada kenyataannya OSI 7 layer hanya sebuah konsep dan tidak nyata, namun kita sebagai network engineer harus tau betul prinsip pembagian dan fungsi masing-masing layer karena abstraksi layer ini akan memudahkan pengembangan teknologi masa depan yang terkait dengan layer tertentu. Okay well, semoga tulisan ini bisa membantu dan memperjelas konsep OSI 7 layer. Sampai berjumpa ditulisan berikutnya !!! Keep learning guys !

NB : referensi video animasi by Iwan Sofana

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *